Muak! itu adalah kata yang ada difikiran saya ketika mendengar PSSI (bukan pemain nya.. tapi pengurusnya). Mereka seolah memppunyai muka tembok. mereka sudah tidak punya “kemaluan”. yang saya heran adalah, apakah mereka tidak pernah liat media. apakah mereka tidak tahu, bahwa di dunia maya semua kebobrokan mereka sudah diktahui secara luas. begitu banyak Netizen yang sudah menyerukan agar seluruh pengurus PSSI segera di ganti!!!.

Salah satu yang paling hangat saat ini adalah perseteruan antara PSSI dan LPI. PSSI sebagai pihak yang merasa benar terus mencari dukungan dari berbagai pihak agar LPI segera dihapuskan. masalahnya adalah,cara mereka mencari dukungan sangat lah tidak menunjukan sebagai wadah yang sah. mereka mencari dukungan seperti orang kepepet.. menghalalkan segala cara yang penting keliatan kasat mata benar! padahal jika diliat lebih teliti sedikit saja, maka kelihatan lah kebodohan PSSI ini. salah satu contohnya adalah Surat yang di Klaim PSSI dari FIFA ini. Berikut adalah Analisis yang dilakukan oleh seorang kaskuser yg ber-ID gwh. Dalam Postingannya Agan ini menjelaskan salah satu kejanggalannya adalah bahasa yang digunakan didalam surat itu bahasa kamus!! jika anda seorang yang sering berselancar mungkin sudah tidak asing dengan kamus online milik Google, yaitu Google Translate. Agan gwh mengcopy salahsatu paragraf surat yang diklaim PSSI dari FIFA itu dari Website PSSI langsung. ini Link nya. di paragraf terakhir ada potongan surat yg telah di terjemah kan kedalam bhs.indonesia. lalu agan gwh mencoba Mentranslate nya ke dalam bahasa Inggris di Google Translate. dan Tarraaaaaaaaa.. Sama Persis dengan yang ada di Paragraf 3 surat tersebut!!. berikut adalah screenShoot nya

selain agan gwh, agan Bathur juga mencoba menganalisis kejanggalan dari surat tersebut. begini analisis agan Bathur :
Setelah meneliti suratnya FIFA ke PSSI, saya menemukan beberapa KEJANGGALAN sebagai berikut:

1. Dikirim tanggal 10 Januari 2011 dibalas tanggal 11 Januari 2011.
Seperti yg dibilang Humas LPI, sangat janggal FIFA begitu cepat membalas surat PSSI.
Pada kasus ricuh kepemimpinan PSSI-nyaFilipina (yang sepertinya lebih penting dari kasus Liga Tarkam),
surat dari Sekjen PFF tanggal 6 Desember 2010 baru dibalas oleh FIFA tanggal 20 Desember 2010.

2. Halaman ke-2 hanya berisi tanda tangan saja.
Seperti yg juga dibilang Humas LPI, dalam surat resmi yg lebih dari 1 halaman sanggat janggal halaman ke-2 hanya berisi
tanda tangan saja. Biasanya paragraf terakhir ditarik ke halaman ke-2.
Semua mesti sudah maklum bahwa secara logika hal ini memang lazim untuk menghindari penyalahgunaan tanda tangan pada halaman ke-2.

3. Penggunaan kalimat penutup “We thank you for your cooperation” atau versi indonesia-nya “Terima kasih atas kerjasamanya”.
Gaya kalimat tersebut sangat “Indonesia banget”. Saya sdh membaca beberapa belas contoh surat dari FIFA yang diterbitkan selama tahun 2010, tidak ada satupun yang ditutup dengan kalimat persis seperti di atas.
Kalaupun ada kata “kerjasama/cooperation” biasanya tidak sependek itu, contohnya: “We thank you for taking note and your valuable cooperation in this matter” atau “We would like to thank you once again for your attention to the above and for your cooperation” atau “We thank you for taking note and for your valuable cooperation”.
Kata-kata “taking note” dan “attention” lebih ditekankan dan tidak pernah ketinggalan mengiringi kata “cooperation”

4. Penggunaan kata “Sincerely yours” dan bukan “Yours Sincerely”.
Boleh dicek semua surat dari FIFA selalu ditutup dengan “Yours Sincerely” karena bentuk ini bersifat formil dan biasa digunakan dalam british english.
“Sincerely yours” lebih banyak digunakan di Amerika dan lebih bersifat informil atau ada unsur keakraban antara pengirim dan penerima surat.

5. Di atas tanda tangan Sekjen FIFA tertulis “FEDERATION INTERNATIONALE FOOTBALL ASSOCIATION”
Semua juga tau kalau FIFA itu singkatannya “FEDERATION INTERNATIONALE DE FOOTBALL ASSOCIATION”.
Perhatikan ada kata “DE” sebelum kata FOOTBALL ASSOCIATION.
Semua surat FIFA yg saya baca tidak pernah kelupaan mencantuman kata “DE”.
Selain itu, untuk surat yg ditujukan langsung ke suatu asosiasi sepak bola tertentu dengan kata lain bukan surat edaran/circular atau bukan surat kepada pihak di luar FIFA, biasanya di atas tanda tangan sekjen hanya ditulis “FIFA” saja dan tidak ditulis kepanjangannya.

6. CC (carbon copy/tembusan) kepada Sekjen AFC (Alex Soosay) tidak menggunakan gelar “Mr.”
Dalam surat formil dan demi kesopanan, tembusan yang ditujukan ke orang tertentu dan mencantumkan namanya, pasti selalu menggunakan gelar “Mr.” atau gelar lainnya.
Pada surat FIFA kepada Sekjen PFF juga ada tembusan kepada Sekjen AFC dan ditulis seperti ini:
“Cc: Mr. Alex Soosay, General Secretary, AFC”
sedangkan yang tertulis di surat kepada PSSI :
“CC: Alex Soosay, AFC, Secretary General”
Masih menurut Agan bathur yang kali ini mengutip analisis dari editor goal.com yaitu mas Bima Prameswara berikut analisis nya:

(1) Pada lembar pertama, ini yang bikin surat FIFA tidak jelas dari siapa. Adanya kop FIFA kanan atas, ditujukan ke Sekjen PSSI, tgl 11/1.

(2) Surat ini diawali dengan kalimat yang salah: “”We acknowledge receipt of you letter dated 10 January 2011” –> Excuse me poor grammar.

(3) Lembar pertama dan kedua beda template. Di lembar pertama terdapat footer alamat FIFA, tapi di lembar kedua hanya tertulis angka 2

(4) Sekjen FIFA biasanya menggunakan “Yours sincerely” dan BUKAN “Sincerely yours” (beda lho)

(5) Di lembar kedua hanya terdapat tandatangan Sekjen FIFA Jérôme Valcke tapi sekali lagi, beda template!

(6) Kesalahan grammar surat FIFA: “We kindly ask you to keep us informed about any development” –> seharusnya “of”, BUKAN “about”.

(7) PSSI mengaku mereka mengirim surat tanggal 10/1, dibalas FIFA via fax pada 11/1, tapi stempel PSSI & presscon pada 13/1. (???)

KElihatan sekali bahwa mereka memaksakan diri untuk mencari dukungan. tapi seperti yang kita lihat, dengan semua kejadian ini justru masyarakat luas lebih simpati kepada LPI.. Semoga Postingan Ini memberi pencerahan terhadap semua pihak yang terkait. kita, Nettizen memasangan berbagai psotingan mengenai PSSI ini didasarkan atas kecintaan dan kepedulian kami terhadap Sepakbola nasional. Kami Ingin Sepakbola benar2 bersih dari segala Politik Praktis!! Maju terus Sepakbola Nasional!!

Sumber

*Agan : Singkatan dari Juragan, panggilan akrab di kaskus. sama halnya seperti Bro.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s