zriajuovnf1semalem digelar perhelatan akbar untuk para sineas perfilman indonesia, yap FFI atau Festifal Film Indonesia ini semalem di adakan di bandung tepatnya didepan gedung sate dengan cara menutup jalan diponogoro. saya datang sekira pukul 8 malam. acara belum mulai karena memang dijadwal acara dimulai pukul 21:30. saya mengelilingi lapangan terlebih dahulu dan ternyata panggung nya ada dua yang utama yaitu dijalan diponogoro untuk pembagian piala FFI dan di  sebelah kanan gasibu untuk konser musik yang pada saat saya kesana The changcutters sedang melakukan perform –padahal acara resmi belum dimulai lho..– mungkin innisiatif personel the changcutter saja sekalian chek sound saya fikir karena pas acara dimulai pun the cangcutter kembali manggung ditemani oleh ST12 mereka perform saya kira sangat memuaskan penonton yang membludak, pohon2 di sekitar panggung tiba2 berbuah lebat sekali, tpi buahnya adalah manusia yang sedang menonton konser, karena memang jumlah penonton sangat dibatasi sekali dan dijaga ketat sangat, kita dihalangi oleh pagar besi yang lumayan tinggi.selain mereka berdua ada juga gita gutawayang tampil cantik saya fikir, dan juga tata dewi-dewi dan doel sumbang yang tampil entertaining banged.

tahu pagar buat masuk konser musik udah ditutup saya kembali ke panggung utama yang sudah mulai ramai, saya menelusuri dari mana saya bisa masuk ke dalam area panggung utama. tapi disetiap pintu masuk selalu dijaga ketat oleh para security sampai saya berada di salah satu pintu keluar panpel. niatnya saya mau masuk sembunyi2 karena security nya sedang ke dalam eh ternyata ada security lain yang berjaga disana. sempat ada keributan kecil antara wartarwan pikiran rakyat dan security yang tidak membolehkan masuk karena salah pintu si security ngotot sudah disuruh muter2 semua pintu masuk panggung oleh setiap security disetiap pintu begitupun security yang berpegang teguh bahwa ini pintu keluar dan pintu wartawan ada di sebelah kanan pintu ini atau lebih tepatnya di tengah sejajar dengan panggung utama yang tertutup panggung untuk wartawan. ada lagi anak2 muda yang mengaku teman dekat ketua panpel aditya gumai yang sempat beradu argumen dengan sang security yang memang sangat ketat kali ini, sampe2 aditya gumai sendiri yang menghampiri security bahwa mereka adalah teman2 nya –disini muncul ide jahil saya untuk masuk dengan 4 anak muda ini dengan “selap-selip” diantara mereka, tapi kandas karena aditya gumai langsung menyebut 4 orang tersebut dan tidak ada orang kelima…..sedih–, adalagi sepasang suami istri yang lagi2 harus tertahan pagar security karena tidak membawa kartu undangan, tapi mereka bersikukuh mereka adalah teman salahsatu artis sinetron yang ada disana tapi sang security bergeming dengan prinsipnya.. lalu sepasang suami istri itu menelfon sang artis itu dan memang saya pernah melihat si artis tersebut sialah satu sinton di sctv entah siapa namanya saya gak tau, ia datang dan sedikit menegur sang security  karena ia terpaksa keluar dair panggung utama untuk menemui temannya ini. lalu muncul lagi ide yang saya kira paling logis untuk masuk ke area panggung utama saya telfon salah satu artis yang saya kenal dan meminta dia untuk menemui saya di gerbang ini, lalu saya teringat nama artis yang paling saya kenal yaitu Dian satrowardoyo..aha.. lalu saya bilang ke sacurity ” mas saya temennya dian sastro mas.. saya ditunggu ama dia di red karpet neh..dengan nada sok iya gitu..”tapi dengan santai ia bilang ooowhh..                udah gitu aja,  dia mengabaikan saya,dan meneruskan penjagaanya..

tapi perjuangan saya tidak berhenti disitu saya lari ke pintu tengah–pintu untuk wartawan– saya menyamar jadi wartawan dengan bermodalkan kamera hape gak diterima security bilang ” mana id LO?” waduh saya lupa gak pake gantungan id didada saya. belum  habis sampai disana saya mau ikutin polisi yang  masuk begitu aja dan saya kira saya cocok menyamar jadi polisi –secara badan saya itu beda2 tipis ama badan polisi yang gede2 itu– tapi security bilang “gak malu  mas? kan tadi udah saya suruh keluar!!” huhuhu sedihnya hidup saya security masih mengingat saya dengan badan yang lemas kepala tertunduk muka yang dilipet dan baju batik yang udah kucel –saya sengaja pake batik buat bertemu neng dian sastro..hehe ngarep..– terpaksa kembali ke luar pagar dan hanya bisa melihat artis2 itu menerima penghargaan dari luar pagar dengan tindihan dari seratusan manusia dibelakang saya–soalnya saya paling depan..mepet banget ama pager–sampe akhir acara saya rela didesek2 ama ratusan orang tidak beruntung seperti saya diluar pager ini. belum lagi ada cewek freakyyang mabok berat, dia tereak2 ke panggung utama ampe semua yang ada dipanggung melihat ke belakang semua..dia semua sbutin artis yang tampil dilayar, kebetulan lagi iklan dan lagi muter pemenang yang tahun lalu, dia teriakin dedi mizwar didi petet,yeni rahman dan beberpa artis lain, lucunya lagi wartawan yangsedang ngeliput di dalam godain cewek mabok ini, tapi si cewek mabok ngebalesnya dengan pantun kalo gak salah gini pantunnya ” merah-merah buah rambutan yang duduk dibawah kayak orang utan!!”yang disambut oleh ketawa penonton, terakhir pantunya gak nyambung banget “merah-merah buah rambutan, sorry yah”–gak nyambng kan?–.  but anyway thats not a bad thing that is a good things i think and even i can enter the gate i dont know what i should do cause the scurity very tight u know. and this is very exciting expereince. . dan satu lagi yang harus di acungi two thumbs up adalah design panggung yang elegan dan cantik sekali..

okey ini lah daftar pemenang FFI 2008 yang sebenernya saya sendiri baru tahu bahwa ada film dengan judul ini.. hehhe here they are

Film Terbaik : FIKSI

sutradara terbaik :Mouly dalam film fiksi

Penulis Skenario Terbaik : Joko Anwar dan Mouly Surya dalam film fiksi

Penata Musik Terbaik :  Zeke Khaseli dalam film fiksi.

Artis dan Aktor Terbaik : Fahrani dan Vino G bastian dalam film Radit n Jani –yang langsung diteriaki (WHHWHHWOOOOOOO)oleh wartawan karena mereka berdua tidak datang–

Aktris Pendukung Terbaik : Aryani Krieyenburg W dalam film under the tree

Aktor Pendukung terbaik : Yoga Pratama dalam film tiga doa tiga cinta

Penata Gambar Terbaik :  Yoga Krispatama dalam ‘Claudia/Jasmine’

Penata Suara Terbaik :  Satrio Budiono di film ‘May’.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s